Senin, 12 April 2010


TUGAS 2

Coba kalian kritisi karikatur tersebut berdasarkan penalaran kalian. Ungkapkan apa yang ingin disampaikan oleh si pembuat karikatur tersebut !


Pada gambar tersebut terjadinya penindasan antara masyarakat miskin, karena punya lahan pertanian hanya satu-satunya untuk mencari nafkah untuk keluarganya disuruh dijual karena untuk pembangunan proyek bijih besi, abahnya sudah ngga tahan penghasilan satu-satunya disuruh dijual Cuma karena proyek tersebut.
Sedangkan anak-anak abah belum pada makan dan minum susu, boro-boro penghasilan lahan aja jarang laku dipasaran. Sedangkan anak abah yang paling besar di penjara oleh polisi gara-gara mencopet untuk kebutuhan makan keluarga kami. Abah sudah bosan hidup susah abah mau bunuh diri aja.
Sedangkan si emak anaknya kelaperan, sudah begitu Gas Elpijinya habis emak musti beli kesana kemari. Emak sudah ngga sanggup dan ngga kuat karena harganya mahal dan berat bagi kami keluarga miskin, sudah begitu Gas Elpiji itu langka. Mendingan emak nyusul bapak aja bunuh diri.
Menurut saya gambar karikatur perekonomian tersebut sangat bagus untuk menyinggung pemerintah supaya masyarakat kecil jangan terlalu ditindas dan dipaksa untuk membiayai kehidupannya, untuk makan saja susah apalagi buat beli Gas Elpiji yang terlalu mahal.
Kasihani sedikitlah kepada masyarakat kecil supaya harganya lebih murah sedikit dibandingkan dengan yang lain, jangan korupsi aja dibesar-besarkan. Setuju tidak!!

TUGAS BAHASA INDONESIA


TUGAS 1

Coba kalian kritisi karikatur tersebut berdasarkan penalaran kalian. Ungkapkan apa yang ingin disampaikan oleh si pembuat karikatur tersebut !



Pada gambar tersebut terjadinya sistem belajar antara dosen dengan mahasiswanya. Yang tinta hitam mengajarkan sistem pelajaran yang baik dan benar, sedangkan pada tinta merah mengajarkan sistem pelajaran tidak baik dan yang salah. Pada mahasiswa yang mengantri tersebut diisikan ilmu-ilmu yang berguna bagi masa depannya nanti pada tinta hitam, sedangkan pada tinta merah nantinya akan menjerumuskan masa depannya yang tidak baik.

Menurut saya, Gambar karikarur pendidikan ini sangat baik untuk mengajarkan kita nanti diwaktu menjadi guru akan mengajarkan pelajaran yang baik bagi muridnya. Supaya muridnya dapat berguna bagi nusa dan bangsa serta agamanya.

PENGAKUAN DAHLIA

T_es

Dahlia baru saja membuka buku catatan kuliahnya, ketika hpnya berdering, tanpa menengok dulu siapa pengirimnya, ia menjawab hallo ini siapa!!
“Hay, Lia, kamu mau tahu gosip hari ini dikampus?” Suara Sherine, si biang gosib. Lia mengeluh dalam hati,
“Sori ni Rien, aku lagi belajar nih. Kan besok ada kuis,” jawabnya dengan nada nggan, tapi ini soal kamu.” Apa soal aku??” Kenapa sama aku?? Tujuh puluh persen alihan perhatian dari buku pelajarannya menjadi mendengarkan pembicaraan Sherine.”
“Emangnya aku kenapa??” sampai - sampai aku digosipin sama kaian semua!!” Ngga ada salah apa – apa si sama kamu?, tapi pa bener kamu jadian sama Robert??”
“Emangnya kalau benar kenapa??”, emang si aku jadian sama dia, tapi baru pendekatan aja ko!!” Emang ada urusan apa si kamu sama Robert??”
“Ngga kenapa – napa si masalah Robert, Cuma dia kan beda agama sama kamu?” Owh!! Masalah itu?, sudah aku pikirkan baik – baik dengannya. Nanti kalau kita memang berjodoh pasti dia juga seagama sama aku.”
“Aku kira kamu mau masuk agamanya dia?”, katanya Sherine. Ya ngga lah!! Kata Dahlia.” Terus hubungan kalian akan dibawa serius nantinya?”katanya lagi. Ya iyalah selagi dia mau masuk ke agama aku kenapa ngga?”.
“Ya juga si, oya Lia kapan kalian akan meresmikan hubungan kalian??”, katanya Sherine. Rahasia donk!! Nanti kita di Gosipin yang ngga – ngga lagi sama kamu?”.
“Ya sudah aku ucapin Selamat aja dewh buat kalian.”Semoga langgeng sampai pelaminan nanti.....”

Minggu, 11 April 2010

FUNGSI DAN PERAN BAHASA INDONESIA Dalam Penulisan Ilmiah

Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi Negara Republik Indonesia, sebagaimana yang telah disahkan pada sumpah pemuda 1928. Selain itu bahasa Indonesia mempunyai kedudukan yang sangat penting bagi waga Negara Indonesia. Dalam peranannya bahasa Indonesia dalam penulisan atau dalam konteks ilmiah sangatlah penting. Dikarenakan dalam penulisan ilmiah membutuhkan penggunaan tata bahasa Indonesia yang baik. Penggunaan tata bahasa Indonesia dalam konteks ilmiah ialah penggunaan tata bahasa yang telah mengikuti aturan EYD yang benar. Dimana dalam segi penggunaan tata bahasa, segi pemilihan kata, dan segi penggunaan tanda baca.
Sering kali pada konteks ilmiah bahasa diartikan sebagai buah pikir penulis, sebagai hasil dari pengamatan, tinjauan, penelitian yang dilakukan oleh si penulis tersebut pada ilmu pengetahuan tertentu. Dalam konteks karya ilmiah isi dari karya ilmiah harus menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, baik dalam penulisan dan tata bahasanya.
Dalam penulisan karya ilmiah yang harus diperhatikan ialah dalam pemilihan kata, penggunaan tanda baca, dan harus mengikuti EYD. Adapun manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut:
1. Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif.
2. Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber.
3. Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan.
4. Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis.
5. Memperoleh kepuasan intelektual.
6. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan.
Jadi dapat disimpulkan peranan dan fungsi bahasa Indonesia dalam konteks ilmiah sangatlah penting. Karena hasil baik dari penulisan ilmiah tidak lepas dari segi penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Peranan Bahasa Indonesia dalam Konsep Ilmiah
1. Pendahuluan
Bahasa merupakan kunci untuk membuka wawasan dan pengetahuan. Hanya dengan bahasalah kita dapat menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Walaupun bahasa Indonesia sudah berperan sebagai alat persatuan tetapi belum dapat berperan sebagai pengantar ilmu pengetahuan. Hal tersebut mengharuskan kita menerjemahkan semua buku ilmu pengetahuan di dunia ini ke dalam bahasa Indonesia. Dengan adanya informasi ilmiah dalam bahasa Indonesia tersebut, pasti akan ada kemajuan di bidang ilmu pengetahuan yang berarti meningkatkan mutu bahasa indonesia sebagai bahasa ilmiah. Bahasa dipakai sebagai alat mengungkap gagasan dan pikiran. Dengan begitu bahasa adalah alat komunikasi sekaligus alat untuk memahami isi dari komunikasi itu sendiri. Komunikasi antar-orang, termasuk komunikasi ilmuwan terhadap fenomena alam dan fenomena kebudayaan.
Manusia menggunakan bahasa sesuai dengan yang dia ketahui dan yang dirasakan guna menyampaikan gagasan atau menerima gagasan, pemberitahuan, keluh-kesah, pernyataan menghormat, bersahabat, atau pernyataan permusuhan dari orang lain. Siapa dia berkomunikasi dengan siapa, tentang hal apa, di mana, untuk tujuan apa dengan cara bagaimana. Dengan demikian, cara orang mengekspresikan gagasan terkait dengan masalah-masalah di luarnya seperti kesadaran atas status sosial dan tradisi yang berlaku dan diberlakukan. Lewat bahasa yang diketahui, gagasan dan pikiran diformulasi menjadi serangkaian konsep kebahasaan. Konsep bisa berupa kata atau istilah (construct). Kursi misalnya, adalah kata yang artinya “tempat duduk”. Karena berarti demikian maka kursi difungsikan untuk diduduki, tidak dipanggul. Kalau dipanggul, pasti ada penjelasan lain, misalnya dilakukan oleh sejumlah kuli-kasar untuk dibawa masuk ke rumah, ke mobil cup terbuka. Karena kursi berfungsi sebagai tempat duduk, maka muncul makna baru dari kata kursi itu, misalnya kedudukan. Misalnya adanya ungkapan: “Para anggota DPR (mohon maaf untuk tidak dibaca wakil-wakil rakyat) bersitegang untuk memperebutkan kursi ketua komisi. Kata “kursi” di sini merupakan kata lain dari “kedudukan sebagai”. Sedang bersitegang adalah suasana yang muncul dengan tanda-tanda tertentu, misalnya saat berbicara tangannya digebrakkan ke meja, atau berbicara sambil merebut mik ketua sidang dsb.
Bahasa Indonesia dikenal sebagi bahasa aglutinatif. Artinya, kosakata dalam bahasa Indonesia dapat ditempeli dengan bentuk lain, yaitu imbuhan. Imbuhan mengubah bentuk dan makna bentuk dasar yang dilekati imbuhan itu .Karena sifat itulah, imbuhan memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan kata bahasa Indonesia. Dengan demikian, sudah selayaknyalah, sebagai pemakainya kita memiliki pengetahuan mengenai ini.Kemampuan berbahasa yang baik dan benar merupakan persyaratan mutlak untuk melakukan kegiatan ilmiah karena bahas merupakan sarana komunikasi ilmiah pokok. Tanpa penguasaan tata bahasa dan kosakata yang baik akan sulit bagi seorang ilmuan untuk mengkomunikasikan gagasannya kepada pihak lain. Dengan bahasa selaku alat komunikasi, kita bukan saja menyampaikan informasi tetapi juga argumentasi, dimana kejelasan kosakata dan logika tata bahasa merupakan persyaratan utama.
1. Karya Tulis Ilmiah
Karya tulis ilmiah atau akademik menuntut kecermatan dalam penalaran dan bahasa. Dalam hal bahasa, karya tulis semacam itu (termasuk laporan penelitian) harus memenuhi ragam bahasa standar (formal) atau bukan bahasa informal atau pergaulan.Ragam bahasa karya tulis ilmiah atau akademik hendaknya mengikuti ragam bahsa yang penuturnya adalah terpelajar dalam bidang ilmu tertentu. Ragam bahasa ini mengikuti kaidah bahasa baku untuk menghindari ketaksaan atau ambigiutas makna karena karya tulis ilmiah tidak terikat oleh waktu. Dengan demikian, ragam bahasa karya ilmiah sedapat-dapatnya tidak mengandung bahasa yang sifatnya kontekstual seperti ragam bahasa jurnalistik. Tujuannya agar karya tersebut dapt tetap dipahami oleh pembaca yang tidak berada dalam situasi atau konteks saat karya tersebut diterbitkan. Masalah ilmiah biasanya menyangkut hal yang sifatnya abstrak atau konseptual yang sulit dicari alat peraga atau analoginya dengan keadaan nyata. Untuk mengungkapkan hal semacam itu, diperlukan struktur bahasa keilmuan adalah kemampuannya untuk membedakan gagasan atau pengertian yang memang berbeda dan strukturnya yang baku dan cermat. Dengan karakteristik ini, suatu gagasan dapat terungkap dengan cermat tanpa kesalahan makna bagi penerimanya.
Penulisan ilmiah merupakan sebuah karangan yang bersifat fakta atau real yang ditulis dengan menggunakan penulisan yang baik dan benar serta ditulis menurut metode yang ada.

Terdapat beberapa jenis penulisan ilmiah yang dapat di kategorikan sebagai berikut :
Ø Makalah
Karya tulis yang menyediakan permasalahan dan pembahasan sesuai dengan data yang telah di dapatkan di lapangan dengan objektif.
Ø Kertas Kerja
Pada umumnya kertas kerja hamper sama dengan makalah akan tetapi kertas kerja digunakan untuk penulisan local karya atau seminar serta lebih mendalam dari makalah.
Ø Laporan Praktik Kerja
Karya ilmiah yang memaparkan fakta yang di temui di tempat bekerja yang digunakan untuk penulisan terakhir jenjang diploma III (DIII).
Ø Skripsi
Merupakan karya ilmiah yang mengemukakan pendapat orang lain dan data yang telah di dapat di lapangan yang digunakan untuk mendapat gelar S1 :
1. Langsung (observasi lapangan)
2. Skripsi
3. Tidak langsung (studi kepustakaan)
Ø Tesis
Karya ilmiah yang bertujuan untuk melakukan pengetahuan baru dengan melakukan peneluitian penelitian terhadap hasil hipotesis yang ada.

Ø Disertasi
Karya tulis untuk mengungkap dalil baru yang dapat dibuktikan berdasarkan fakta yang realistis dan data yang relefan serta objektif.
Dalam menulis karya ilmiah sebaiknya menggukan kata-kata atau kalimat yang sesuai dengan kaidah dan bahasa yang penuturannya terpelajar dengan bidang tertentu, ini berguna untuk menghindari ketaksaan atau ambigu makna karna karya ilmiah tidak terikat oleh waktu. Dengan demikian, ragam bahasa penulisan karya ilmiah tidak mengandung bahasa yang sifatnya konstektual,
Oleh karena itu, pengajar perlu memperhatikan kaidah yang berkaitan dengan pembentukan istilah, Pedoman Umum Pembentukan Istilah (PUPI) yang dikeluarkan oleh pusat pembinaan bahasa Indonesia merupakan sumber yang baik sebagai pedoman dalam memperhatikan hal-hal tersebut. Dan juga tanda baca yang tepat untuk di setiap kalimat yang dimuat dalam Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)
Ada yang menyebutkan beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam karya tulis ilmiah berupa penelitian yaitu :
1. Bermakna isinya
2. Jelas uraiannya
3. Berkesatuan yang bulat
4. Singkat dan padat
5. Memenuhi kaidah kebahasaan
6. Memenuhi kaidah penulisan dan format karya ilmiah
7. Komunikasi secara ilmiah

Selasa, 16 Februari 2010

RANGGA YANG TELAH PERGI

Cahaya Silam

Aku mulai tererangkap dalam cinta yang terpaut usia 5 tahun. Kami memulai semua itu disaat aku masih duduk dibangku SMA, sedangkan dirinya sudah duduk dibangku KULIAH. Aku mulai sadar bahwa cinta itu tidak memandang umur maupun fisik. Aku bertemu dengannya disaat aku pulang sekolah, waktu itu aku pulang sendiri karena teman aku yang bernama Alifa tidak masuk karena sakit. Biasanya si kami selalu pulang bersama-sama, kebetulan juga rumah kami satu arah, kami satu sekolah, dan kami juga satu kelas. Pertama-tama dia memandangiku dari kejauhan, aku kira dia penjahat tetapi mukanya tidak terlalu sangar seperti penjahat-penjahat lainnya. Dia amat tampan, manis, dan kulitnya juga putih bersih, malah dia lebih ganteng dari penjahat. Tetapi penjahat juga tidak menjamin ganteng juga, bisa-bisa dia penculik atau om-om senang. Aku mulai takut lalu aku jalan terburu-buru menuju jalan raya, setibanya dijalan raya dia sudah dihadapan aku. Ternyata dia naik motor satria sehingga aku kalah cepat dengannya. Pertama-tama aku takut dan gugup, sedangkan di daerah jalan raya tersebut tidak ada satu orang pun hanya ada mobil dan motor yang berhalu-lalang.

Aku mau berteriak tetapi tangan aku dipegangnya, “Plis jangan teriak !” Saya cuman mau tanya dan berkenalan sama kamu boleh tidak ?” katanya. “Aku ?” kataku. “Iya kamu?” katanya. “Memang mau tanya apa sama aku?” kataku, “Kamu kenal yang namanya Dahlia ngga?” dia anak SMP disekolah kamu?”katanya. “Maaf ya ka, aku kurang begitu kenal !” kataku, “Ohh kamu tidak begitu kenal ya?” katanya. “Ya ka ! Maaf ya. Tapi sekolahan semua juga sudah kosong sama sekali.” kataku, “Ohh begitu ya !” katanya, “Memang kk siapanya dahlia?” kataku penasaran. “Kenalin namaku Rangga Saputra, aku kk-nya Dahlia.” Aku sudah kuliah disalah satu Universitas Swasta di Jakarta,” dan umurku 21 tahun.” katanya. “Ohh aku kira !!! kk itu penjahat” kataku. “Maaf ya, sudah buat kamu takut” Ngomong-ngomong nama kamu siapa dan umur kamu berapa?” katanya. “Ohh ngga apa-apa ko ! “Kenalkan namaku TIAS. E. S, umur aku 16 tahun, aku duduk dibangku SMA kelas 2 - IPA” kataku. “Tias nama yang bagus, oya ngomong-ngomong ada yang marah ngga ni?” katanya sambil tersenyum manis. “Makasih. “Marah?”, maksud kk apa?” kataku berlaga ngga tau!. “Itu loh pacar !” nt aku lagi ngobrol sama kamu ada yang marah lagi”. katanya. “Ohh pacar?” sayangnya aku belum punya tuh !” bagaimana ada yang marah !” ada juga kk nanti ada yang marah ke aku?” kataku tersenyum malu. “Ohh jomblo !”. Aku?”, sama aja kayak kamu !” katanya dengan muka memerah. “Oya sudah dulu ya aku mau balik lagi kekampus, lain kali kita lanjut lagi.” Oya lupa minta no Hp kamu donk nanti biar aku bisa kontek-kontek kamu.” katanya. “Ya sudah, ini juga juga sudah terlalu siang, nanti ibu aku juga nyariin lagi.” Boleh ni no Hp aku 086754298xxx.” kataku. “Makasih sebelumnya, nanti malam aku telepon kamu.” Mau aku antar ngga sekalian?” katanya. “Yaps aku tunggu.”Ngga makasih lain kali aja, nanti kk telat lagi kuliahnya gara-gara aku.” kataku. “Ya sudah, kalau ngga mau!”, sudah dulu ya manis bye...bye...!”. “Ya kk bye juga.” Hati-hati dijalan ya kak!”, kataku. “Ya manis....”katanya.

Lalu dia pergi naik motornya, dan tidak lama aku juga naik angkot. Kemudian malam itu juga Ka’ Rangga telepon aku dan dia cerita-cerita lagi tentang dirinya. Tidak terasa hari semakin malam aku tertidur mendengar ceritanya, lalu yang aku dengar ucapan yang lembut ditelinga yaitu selamat malam manis semoga mimpi indah selalu. Besok dia tidak datang menjemput sampai 1 bulan kemudian dia menjemput lagi. Aku dikenali oleh adiknya yang bernama Dahlia, dia juga cantik dan anggun seerti kk-nya yang ganteng. “Aku bertanya sama ka’Rangga kemana saja 1 bulan ini ngga datang-datang dan hubungi aku?”kataku. “Aku lagi sibuk mengurusi skripsi manis,” dia menjawab dan menyebut nama aku dengan sebutan manis. “Ohh, terus adik kk mau kemana ko ngurus surat-surat pindah?” kataku. “Ohh dia mau pindah sekolah keluar negri dan aku juga dikirim kesana untuk menyelesaikan kuliah S2 aku,”skalian papah aku juga dikirim kesana kerjanya.” katanya. “Luar negrinya dimana ka?”kataku,”Ohh LONDEN!” katanya. “Ya sudah hati-hati aja ya disana jangan nakal” kataku sedih. ”Ya makasih, tapi sebelumnya aku mau ngungkapin perasaan aku ke kamu, bahwa aku sayang kamu”.katanya. “Makasih. Aku juga sayang sama ka’Rangga.” Kapan mau berangkat?”kataku. “Lusa, kamu datang ya anterin aku ke airport?”katanya. ”Liat nanti ya kk sayang!”.kataku.

Keesokkan harinya dia sudah takeoff ke LONDEN untuk menuntut ilmu disana dan membawa keluarganya. Entah sampai kapan dia meninggalkan aku, dan sampai sekarang ini kami masih saling berhubungan walaupun kadang jarang. Kadang lewat telepon dan kadang lewat dunia maya pake webcam. Sekarang dia sudah kerja disalah satu perusahaan swasta disana dan dia sudah memiliki kedudukan sebagai wakil direktur. Tidak tau kapan dia melamar aku?’’. Apakah kita berjodoh apa tidak?.

*******

Selasa, 05 Januari 2010

KONSUMEN : PRESPEKTIF DAN SUDUT PANDANG SERTA KRISIS UBAH PERILAKU KONSUMEN

APA YANG DIMAKSUD DENGAN PERILAKU KONSUMEN ??

Perilaku konsumen didefinisikan sebagai tindakkan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi, dan menghabiskan produk dan jasa, termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini.

Subjek ini dapat diancangi dari beberapa perspektif, yang semuanya dipertimbangkan di dalam kalimat ini :

1. Prespektif Pengaruh Konsumen terdiri dari :

· Pemasaran

· Pendidikan dan Perlindungan Konsumen

· Kebijakkan Publik

2. Prespektif Yang Lebih Menyeluruh

3. Prespektif AntarBudaya

PIKIRAN YANG BENAR MENGENAI KONSUMEN

1. Konsumen adalah RAJA

2. Motivasi dan perilaku konsumen dapat dimengerti melalui penelitian.

3. Perilaku konsumen dapat dipengaruhi melalui kegiatan persuasif yang menghadapi konsumen secara serius sebagai pihak yang berkuasa dan dengan maksud tertentu.

4. Bujukkan dan pengaruh konsumen memiliki hasil yang menguntungkan secara sosial asalkan pengamanan hukum, etika, dan moral berada pada tempatnya untuk mengekang upaya manipulasi.

Bila ke empat premis ini diabaikan, konsekuensinya hampir selalu negatif. Kami memberikan contoh dari hasil pemikiran yang benar maupun yang salah mengenai konsumen. Kami lebih jauh mendemonstrasikan bahwa penelitian konsumen, bila ditanggapi dan ditafsirkan dengan benar, memberikan masukan yang esensial untuk strategi pemasaran yang baik dalam organisasi yang mencari laba maupun yang tidak mencari laba. Akhirnya, penelitian juga berfungsi sebagai basis untuk pendidikan dan perlindungan konsumen, dan melengkapi informasi yang penting untuk keputusan kebijakkan umum.

KRISIS UBAH PERILAKU KONSUMEN.......

Krisis keuangan global mungkin telah memaksa banyak orang menunda liburan impiannya. Namun, konsumen rupanya masih mau membelanjakan uang untuk barang yang dianggap penting, yaitu produk kecantikan dan perawatan kesehatan.

Sebuah survei internasional oleh perusahaan riset pasar, Synovate, memperlihatkan pengeluaran untuk kosmetik dan perawatan kesehatan tampaknya tetap bertahan. Padahal, merosotnya perekonomian belakangan ini telah mengubah perilaku konsumen di seluruh dunia.

Survei itu menemukan, 41% orang merencanakan membelanjakan jumlah yang sama untuk kosmetik, seperti sebelum mulainya krisis ini. Hanya 27% yang mengatakan mereka akan mengurangi pengeluaran.

Sementara untuk produk-produk perawatan kesehatan, 55% responden mengatakan mereka akan membelanjakan jumlah yang sama. Hanya hanya 17% yang akan mengurangi pengeluaran.

Survei itu menanyai 11.500 orang di belasan negara, termasuk Brasil, Yunani, Meksiko, Belanda, Rusia, Inggris, dan AS.

Walau ada prakiraan ekonomi yang suram di negara mereka, responden dari Denmark, Brasil, dan Malaysia merupakan yang paling optimistis mengenai kekuatan perekonomian mereka. Adapun mereka yang dari AS dan Inggris adalah responden yang paling pesimistis.

AS telah terjebak dalam resesi ekonomi. Sementara data bulan Desember memperlihatkan Inggris bergerak mendekat ke resesi. Krisis ekonomi dunia muncul sejak tahun lalu, berawal dari krisis sektor perumahan AS yang kemudian memukul pasar keuangan global dan mengimbas ke perekonomian dunia.

Secara keseluruhan, konsumen di banyak negara mengatakan mereka mengurangi pengeluaran uang untuk barang- barang mewah.

Hanya 10% dari responden di Brasil yang mengakui akan membelanjakan lebih banyak untuk barang mewah. Sementara 49% penduduk Hongkong dan 72% warga Denmark mengatakan, pengeluaran mereka untuk barang-barang mewah akan tetap sama.

Lebih banyak konsumen, terutama di Brasil, Inggris, Perancis, Yunani, dan AS, mengatakan, mereka akan lebih ketat melihat harga sebelum berani melakukan transaksi.

Namun, banyak pembeli di Malaysia, Taiwan, dan Hongkong yang mengatakan mereka tidak terlalu memerhatikan harga barang sebelum membeli.

Kini, membeli tanpa perencanaan menjadi cerita lalu. Tak ada lagi pembeli yang membeli hanya karena suasana hati. Ini yang dungkapkan sekitar 82% orang Amerika, 76% orang Inggris, 78% orang Belgia, dan 70% orang Perancis.

Namun, 55% orang Hongkong dan 72% orang Denmark mengatakan membeli secara impulsif dalam jumlah yang sama seperti sebelumnya.

Berlibur dan barang-barang bermerek merupakan yang hal pertama yang harus dikorbankan kala anggaran keluarga dipotong. Namun, pilihan-pilihan ini berbeda di seluruh dunia.

Bagi orang Amerika dan Yunani, makan di restoran bersama keluarga dan teman adalah hal pertama yang dicoret. Sementara orang Romania menunda membeli alat-alat berteknologi tinggi.

Orang Serbia memilih mengorbankan liburan, tetapi 81% orang Denmark menyebut tak ada yang mereka korbankan.